Sumber :
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=605197362892959&id=595997053812990&substory_index=0
Tegal merupakan wilayahnya tidak begitu luas di pantai utara jawa ini cukup pesat hingga seni budayanya merasuk kedalam hati anak-anak muda tegal,
pada pertengahan tahun 80an perkembangan penikmatnyaa begitu cepat,
Hal ini di dukung dengan adanya media massa yang turut serta membantu dari segi informasi di antara lain majalah aktuil,vista dan hai,tapi sekarang sebagian sudah musnah tak terbit lagi,
Komunitas ini pada awalnya hanya sekedar pecinta music metal yang sering berkunjung di Radio RSPD tegal setiap malam minggu jam 7- jam 11,dimana pada saat itu ada sebuah program mata acara yang bertitle rock line,di dalamnya memutar lagu - lagu rock dan metal mancanegara,
Program ini pun cukup digemari bukan hanya di tegal saja tapi meluas ke kota-kota lainnya hingga saling menjalin silaturahmi berkumpul di radio tersebut,
Tentunya disaat semakin bertambah pesatnya komunitas pun akhirnya memutuskan PLAZA MARINA jadikan wadah tempat berkumpulnya rekan - rekan untuk sharing dan bercanda tawa,
Dengan era yang selalu konsisten berambisi positive berkarya dalam suatu komunitas,scene ini kemudian mengevolusikan untuk berpindah tempat di jalan yang dikenal sebutan Gilitugel sebagai wadah sharing dan mengkonsep pergerakan kami,
Singkat waktu pun atribute yakni di namai GILITUGEL EXTREME COMMUNITY hingga lahirlah band fenomenal TROTOAR (RIP),dan sebagainya,beberapa karya pun mulai muncul sampai sempat juga perfomance dari gigs ke gigs daerah sekitar maupun di Jogjakarta,
Sayang era keemasan mereka pun tak berumur panjang karena kesibukan intern,
Tapi pergerakan scane ini pun malah semakin meluap,dengan seringnya di selenggarakannya event-event di tahun 90an diantaranya PARADE BAND HEADBANGER,BAHARI GEMURUH,TEGAL MASSA HITAM,TEGAL BAWAH TANAH,DEWA BAWA TANAH yang diadakan di pelataran biaskop dewa theatre,, Lahirlah band - band bermanuver berbahaya yakni :
SECOND OF DEATH, BUTOIJO(RIP), LIBRIS, BANASPATI, ZABANIAH(RIP),FAT RANDY,,,DLL
Dan event BAHARI GEMURUH pun jadi saksi dimana kita mampu menghadirkan banyak band fenomenal luar kota untuk bisa meluluhlantakan masa underground tegal dan sekitarnya diantaranya: Prosatanica,Godzilla(jakarta),Cranium(medan),Ritual orchesta(malang) dsb,,
Pada tahun 2000an Semakin matangnya konsep dan pemikiran tercurahkanlah materi album perdana dari SECOND OF DEATH dibawah label EDELWAISS PRODUCTION jakarta,hingga berbagai kompilasipun di jajahinya,Dan tersusulah album perdana dari BANASPATI,,
Masa underground tegal sampai tahun ke tahun semakin bergerilya yakni sukses menggeber langkah bermotivasi dan pruduktif untuk mendokumentasikannya,,
Disaat terjeratnya kesibukan materi realitas logistik masing - masing era keemasan pun sejak saat itu popularitasnya semakin menurun,Sampai wadah tempat kami untuk sharing dan bercanda tawa hampir vakum selama berbulan - bulan,
Di awal tahun 2003 di kota yang terkenal dengan 1001 wartegnya ini,mencoba perlahan pergerakan bangkitan komunitas underground di Tegal Hingga mulai mendapat banyak respon positive dari rekan - rekan yang lainnya, dan dengan seiring berjalanya waktu sketsa materi dan fakta pun membuktikan untuk selalu optimis semangat bergerak dan memuntahkan karya untuk berontak supaya selalu sukses menyusun rangkaian materi,,
Dengan perkembangan komunitas GILITUGEL EXTREME COMMUNITY ini pun kami kembali mengevolusikan mulai untuk tumbuhkan rasa equality diantara satu sama lainnya,,
Dari sinilah pergerekan dan pembuktian semakin meluas untuk melahirkan event demi event dengan swadaya dana kebersamaan yang saat itu menjadi sebuah titik balik dari kebangkitan era komunitas ini adalah event PANTURA GUNCANG dengan tema ini popularitas underground tegal semakin menjadi dan lebih menggila hingga terbentuk komunitas baru,
X-GANGSA BRONTAK dan TEGAL DEATH METAL,,
Hingga lahir amunisi band - band berbahaya yaitu:
CREED OF SATAN(RIP),BLOODSTAIN(RIP),WCC(RIP),KOMATH,NECROLOGY,MUSAKAT,
ALMOST FALL,SHOCK3MINUTES,DISCRIME,RANTAI86,LONTRONX SAMPAH,OST,BROKEN HANDS,EMPTY SKY,SAPUBITINK,TOTALVOICER,WARWET,TERIMALAH dan amunisi bermanuver all genre lainnya,
Dan terbuktilah kembali band sesepuh BANASPATI keluarkan album kedua hingga dirilis label manca SALUTE RECORD(SWEDIA)... ,
Di era masa selanjutnya kota kecil yang selalu melahirkan generasi anak-anak muda ini mempunyai inisiatif untuk luapkan kebebasanya bersatu tanpa rasisme dengan kebersamaan dan kekeluargaan dalam sebuah komitmen: SADURUNGE GETIH MBEKU AJA NGANTI MUNDUR,
Maka dengan berbagai kalangan komunitas dari tahun ke tahun pergerakan postive ini pun semakin matang untuk selalu berkarya menyusun proyek analisis berbagai event diantaranya bertema:
X GANGSA BRONTAK yang Terlahir event tahunan,
MAXIMUM ENERGY,
BANJARAN RIBUT,
LOCAL NOISE,
AMUK MASA,
RISE AGAINTS,
TEGAL BLACK INSIDE,
TEGAL DEATH FEST.
TEGA METAL FESTIVAL,,,
TEGAL BAWAH TANAH #2,,maupun event2 lain dan studio giggs lainnya,
Dibawah TUU karakter dari tegal akhirnya menyatu dalam kebersamaan itu muncul semakin pesat,
WARWET,SAPUBITINK,kembali ikut turut andil dalam mendokumenkan album mereka sendiri dengan dirilis oleh label X ATRIBUTE RECORD tegal,
Hal ini manjadi pembuktian bagi solidnya komunitas dari berbagai kalangan underground tegal tersendiri saling membantu mensupport dibawah satu bendera berkonsekuen wujudkan prioritas minimalis untuk maximal dan optimal,Di saat inilah band-band berbahaya mulai produktif unjuk gigi luncurkan karya demo demi demo lagu meraka meluas terdistribusikan berbagai kompilasi lokal maupun nasional,
Dan kembali yakni RANTAI 86 mulai buktikan taringnya letuskan album perdananya,Sampai saat ini pun Tegal death metal kembali melahirkan amunisi segar seperti TRYING TO RISE,UNDERSUFFER,TRAGIZ,SURFEGY,SUICIDAL MEMORIES,SUYAENAN HC,PANGON,EMPTYSKY, dan masih banyak yang lainnya. Dengan konsep dan komitmen kami yang berotasi hingga perlahan menukik tajam dalam wadah suatu komunitas underground tegal untuk selalu satu diatas bendera,bersosialisasi,bangkit bersama berkarya&terus berkarya..
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=605197362892959&id=595997053812990&substory_index=0
Tegal merupakan wilayahnya tidak begitu luas di pantai utara jawa ini cukup pesat hingga seni budayanya merasuk kedalam hati anak-anak muda tegal,
pada pertengahan tahun 80an perkembangan penikmatnyaa begitu cepat,
Hal ini di dukung dengan adanya media massa yang turut serta membantu dari segi informasi di antara lain majalah aktuil,vista dan hai,tapi sekarang sebagian sudah musnah tak terbit lagi,
Komunitas ini pada awalnya hanya sekedar pecinta music metal yang sering berkunjung di Radio RSPD tegal setiap malam minggu jam 7- jam 11,dimana pada saat itu ada sebuah program mata acara yang bertitle rock line,di dalamnya memutar lagu - lagu rock dan metal mancanegara,
Program ini pun cukup digemari bukan hanya di tegal saja tapi meluas ke kota-kota lainnya hingga saling menjalin silaturahmi berkumpul di radio tersebut,
Tentunya disaat semakin bertambah pesatnya komunitas pun akhirnya memutuskan PLAZA MARINA jadikan wadah tempat berkumpulnya rekan - rekan untuk sharing dan bercanda tawa,
Dengan era yang selalu konsisten berambisi positive berkarya dalam suatu komunitas,scene ini kemudian mengevolusikan untuk berpindah tempat di jalan yang dikenal sebutan Gilitugel sebagai wadah sharing dan mengkonsep pergerakan kami,
Singkat waktu pun atribute yakni di namai GILITUGEL EXTREME COMMUNITY hingga lahirlah band fenomenal TROTOAR (RIP),dan sebagainya,beberapa karya pun mulai muncul sampai sempat juga perfomance dari gigs ke gigs daerah sekitar maupun di Jogjakarta,
Sayang era keemasan mereka pun tak berumur panjang karena kesibukan intern,
Tapi pergerakan scane ini pun malah semakin meluap,dengan seringnya di selenggarakannya event-event di tahun 90an diantaranya PARADE BAND HEADBANGER,BAHARI GEMURUH,TEGAL MASSA HITAM,TEGAL BAWAH TANAH,DEWA BAWA TANAH yang diadakan di pelataran biaskop dewa theatre,, Lahirlah band - band bermanuver berbahaya yakni :
SECOND OF DEATH, BUTOIJO(RIP), LIBRIS, BANASPATI, ZABANIAH(RIP),FAT RANDY,,,DLL
Dan event BAHARI GEMURUH pun jadi saksi dimana kita mampu menghadirkan banyak band fenomenal luar kota untuk bisa meluluhlantakan masa underground tegal dan sekitarnya diantaranya: Prosatanica,Godzilla(jakarta),Cranium(medan),Ritual orchesta(malang) dsb,,
Pada tahun 2000an Semakin matangnya konsep dan pemikiran tercurahkanlah materi album perdana dari SECOND OF DEATH dibawah label EDELWAISS PRODUCTION jakarta,hingga berbagai kompilasipun di jajahinya,Dan tersusulah album perdana dari BANASPATI,,
Masa underground tegal sampai tahun ke tahun semakin bergerilya yakni sukses menggeber langkah bermotivasi dan pruduktif untuk mendokumentasikannya,,
Disaat terjeratnya kesibukan materi realitas logistik masing - masing era keemasan pun sejak saat itu popularitasnya semakin menurun,Sampai wadah tempat kami untuk sharing dan bercanda tawa hampir vakum selama berbulan - bulan,
Di awal tahun 2003 di kota yang terkenal dengan 1001 wartegnya ini,mencoba perlahan pergerakan bangkitan komunitas underground di Tegal Hingga mulai mendapat banyak respon positive dari rekan - rekan yang lainnya, dan dengan seiring berjalanya waktu sketsa materi dan fakta pun membuktikan untuk selalu optimis semangat bergerak dan memuntahkan karya untuk berontak supaya selalu sukses menyusun rangkaian materi,,
Dengan perkembangan komunitas GILITUGEL EXTREME COMMUNITY ini pun kami kembali mengevolusikan mulai untuk tumbuhkan rasa equality diantara satu sama lainnya,,
Dari sinilah pergerekan dan pembuktian semakin meluas untuk melahirkan event demi event dengan swadaya dana kebersamaan yang saat itu menjadi sebuah titik balik dari kebangkitan era komunitas ini adalah event PANTURA GUNCANG dengan tema ini popularitas underground tegal semakin menjadi dan lebih menggila hingga terbentuk komunitas baru,
X-GANGSA BRONTAK dan TEGAL DEATH METAL,,
Hingga lahir amunisi band - band berbahaya yaitu:
CREED OF SATAN(RIP),BLOODSTAIN(RIP),WCC(RIP),KOMATH,NECROLOGY,MUSAKAT,
ALMOST FALL,SHOCK3MINUTES,DISCRIME,RANTAI86,LONTRONX SAMPAH,OST,BROKEN HANDS,EMPTY SKY,SAPUBITINK,TOTALVOICER,WARWET,TERIMALAH dan amunisi bermanuver all genre lainnya,
Dan terbuktilah kembali band sesepuh BANASPATI keluarkan album kedua hingga dirilis label manca SALUTE RECORD(SWEDIA)... ,
Di era masa selanjutnya kota kecil yang selalu melahirkan generasi anak-anak muda ini mempunyai inisiatif untuk luapkan kebebasanya bersatu tanpa rasisme dengan kebersamaan dan kekeluargaan dalam sebuah komitmen: SADURUNGE GETIH MBEKU AJA NGANTI MUNDUR,
Maka dengan berbagai kalangan komunitas dari tahun ke tahun pergerakan postive ini pun semakin matang untuk selalu berkarya menyusun proyek analisis berbagai event diantaranya bertema:
X GANGSA BRONTAK yang Terlahir event tahunan,
MAXIMUM ENERGY,
BANJARAN RIBUT,
LOCAL NOISE,
AMUK MASA,
RISE AGAINTS,
TEGAL BLACK INSIDE,
TEGAL DEATH FEST.
TEGA METAL FESTIVAL,,,
TEGAL BAWAH TANAH #2,,maupun event2 lain dan studio giggs lainnya,
Dibawah TUU karakter dari tegal akhirnya menyatu dalam kebersamaan itu muncul semakin pesat,
WARWET,SAPUBITINK,kembali ikut turut andil dalam mendokumenkan album mereka sendiri dengan dirilis oleh label X ATRIBUTE RECORD tegal,
Hal ini manjadi pembuktian bagi solidnya komunitas dari berbagai kalangan underground tegal tersendiri saling membantu mensupport dibawah satu bendera berkonsekuen wujudkan prioritas minimalis untuk maximal dan optimal,Di saat inilah band-band berbahaya mulai produktif unjuk gigi luncurkan karya demo demi demo lagu meraka meluas terdistribusikan berbagai kompilasi lokal maupun nasional,
Dan kembali yakni RANTAI 86 mulai buktikan taringnya letuskan album perdananya,Sampai saat ini pun Tegal death metal kembali melahirkan amunisi segar seperti TRYING TO RISE,UNDERSUFFER,TRAGIZ,SURFEGY,SUICIDAL MEMORIES,SUYAENAN HC,PANGON,EMPTYSKY, dan masih banyak yang lainnya. Dengan konsep dan komitmen kami yang berotasi hingga perlahan menukik tajam dalam wadah suatu komunitas underground tegal untuk selalu satu diatas bendera,bersosialisasi,bangkit bersama berkarya&terus berkarya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar