Selasa, 08 Maret 2016

Tukar Pendapat Tentang Isu Antara Oli Sykes dan Coldplay


sumber : febri dwi cahya

Dalam hidup, kita mendapat hak untuk mengutarakan pendapat.  Bahkan, kalau kita masih ingat pelajaran PKn yang kita pelajari semasa SMA dulu, kita pun tau bahwa kebebasan mengutarakan pendapat ini adalah salah satu hak asasi manusia yang dijamin oleh UUD 1945 pasal 28 yang mana berbunyi :                 ‘Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.’
Memang, pada dasarnya pendapat setiap orang itu berbeda-beda. Hal ini kadang bisa memicu perselisihan akan pendapat itu sendiri, namun terkadang hal itu juga bisa menghasilkan satu kesimpulan yang logis. Semua tergantung dimana kita tergabung dalam ruang tukar pendapat.
                Kalau kita melihat isu tentang ‘Perekonomian Indonesia yang kian melemah’ dan disitu kita memilih untuk berdiskusi dengan seorang mahasiswa ekononi, maka hasil kesimpulan yang kita dapatkan mungkin akan memuaskan.
                Kalau kita melihat isu tentang ‘Stand Up Comedy menjadi genre komedi yang digandrungi Di Indonesia’ dan disitu kita memilih untuk berdiskusi dengan seorang komedian, maka kita bisa saja mendapatkan kesimpulan yang logis.
                Kalau misal kita melihat isu tentang ‘Kenapa Cowok Selalu Salah di Mata Cewek’ dan disitu kita memilih untuk berdiskusi dengan seorang cewek, maka matilah kita.
Jadi tetap, tukar pendapat itu memang penting, tapi itu tergantung dimana tempat kita menukarkan sebuah pendapat. Apakah nanti akan nyambung dan jadi satu kesatuan kesimpulan yang bagus, atau justru akan membuat sesi tukar pendapat itu kacau.
Untuk itulah pada tulisan baru di #Opini Berkepala Tiga kali ini, gue akan mencoba untuk berdiskusi dan tukar pendapat kepada siapa saja (yang penting 3 orang) untuk meneliti suatu isu yang sedang marak diperbincangkan.
Gue pun akhirnya mendapat satu buah isu yang cukup menarik untuk dibahas, yaitu isu dimana Oliver Sykes (Vokalis Bring Me The Horizon) mengobrak-abrik meja tamu yang ditempati oleh Coldplay pada sebuah acara NME Award beberapa waktu lalu.
Ketika kehebohan ini terjadi , pendapat demi pendapat mulai banyak yang dilontarkan, baik dari fans BMTH sendiri maupun orang-orang awam yang sengaja mencoba meneliti.
Pendapat-pendapat yang paling banyak dilontarkan oleh beberapa pengamat adalah :
‘Oli Sykes membalas ulah Coldplay karena masalah cover album A Head Full Of Dream-Nya Coldplay yang  terkesan meniru cover album Sempiternal-Nya BMTH’
coldplaybringmethehorizon
Kiri : Sempiternal-Nya BMTH. Kanan : A Head Full Of Dream-Nya Coldplay. Sumber Klik aja
Hal ini tentu membuat gue menerka-nerka sendiri. Kira-kira kenapa ya? Apa bener pendapat dari para pengamat diatas? Akhirnya, gue pun mencoba meneliti kasus ini dengan melihat kembali video dimana Oli Sykes bernyanyi hingga mengobrak-abrik meja Coldplay.


Untuk video singkat ketika Oli Sykes naik dan mengacak-acak meja tamu Coldplay  ada disini :
Dari video yang paling atas, gue pun berasumsi :
Pada menit ke 0.00 sampai 2.45, kita melihat bahwa awalnya Oli Sykes ini masih menyanyikan lagu Happy Song dengan senang hati. Namun, entah kenapa, pada menit ke 2.46 tiba-tiba dia merangkak diatas panggung dan mulai turun ke barisan penonton kemudian berjalan menuju tempat meja bundar yang dikhususkan untuk para tamu nominasi NME Awards.
Pada menit ke 3.26, Oli Sykes berdiri di sebuah pagar pembatas dan melihat-lihat area sekitar. Mungkin dia melihat apakah ada mantan yang melihat performnya dia atau enggak. Sampai akhirnya pada menit 3.30, dia berjalan dengan langkah penuh dendam dan menuruni tangga. Kayaknya dia bener-bener liat mantannya.
Setelah itu, Oli Sykes mulai menaiki meja bundar yang sedang dikelilingi oleh para personel Coldplay dan mengobrak-abrik segala sesuatu yang ada disana sembari menyanyikan lirik :
But if we sing along
A little fucking louder
To a happy song
Maybe we’ll forget cause’
NAH! BENER KAN! OLI SYKES NAIK KE MEJA GITU CUMA BUAT NGELUPAIN MANTANNYA YANG MENJADI PENYEBAB ATAS SEMUA KETERPURUKAN YANG MENIMPA DIRINYA !!!
Setelah itu Oli Sykes kembali lari dan berdiri di pagar pembatas sambil headbang. Seolah dengan begitu dia bener-bener bakal bisa ngelupain mantannya. Selesai headbang, dia pun kembali lari ke atas panggung dengan menjeritkan lirik :
‘Yeah, that’s the spirit!’
Sambil membanting micnya dengan keras sembari berucap ‘MANTAN KAMPRET’, kemudian masuk kembali ke backstage.
Kayaknya Oli Sykes bener-bener benci sama mantannya.
Pendapat gue ini masih belum memberikan kesimpulan yang logis. Maka, untuk mencari kesimpulan yang lebih logis gue pun akhirnya meminta kepada dua orang temen gue : Ananta dan Fatimah untuk memberikan pendapatnya akan kasus ini.

Ananta
                Kalau menurut gue sih karena cover album sempiternal-Nya BMTH ditiru sama Coldplay, entah disengaja atau enggak. Terus ada moment dimana BMTH sama Coldplay gitu masuk di nominasi Best Inovation Award dan disitu yang menang BMTH, akhirnya waktu perform reaksinya Oli Sykes begitu. Itu sih yang gue baca di AltPress. Ya intinya kayak Oli itu ‘ngejek’ tapi dengan gaya bercanda gitu. Ah intinya begitu deh.

Fatimah.
                Awal pertama baca headline berita ‘Oli Sykes smash coldplay’s table’ Aku langsung ngetweet ‘Emang Enak!!!’. Secara kita semua mungkin udah tau lah kalau Cover Album A Head Full Of Dream-Nya Coldplay itu mirip banget sama Sempiternal-Nya BMTH. Ya gak semua orang tau sih.
Tapi kalau kita cari tau informasi lebih banyak tentang lambang tersebut, ternyata lambang itu tuh ada namanya yaitu ‘Flower OF Life’. Jadi, bisa dibilang kalau lambang tersebut bukan hak ciptanya BMTH ataupun Coldplay. Cuma menurutku yang bikin heboh kenapa ada isu yang memberitakan kalau Coldplay seolah-olah copas album art BMTH itu karena BMTH adalah famous band pertama yang pake gambar flower of life sebagai album covernya, dan jarak launching album A Head Full Of Dream-Nya Coldplay sama Album Sempiternal-Nya BMTH ini nggak jauh gitu.
Kembali ke masalah ‘Oli Sykes smash coldplay’s table’, kalau aku baca-baca di Altpress tentang kejadian ini, Si Jordan Fish (Keyboardist BMTH) bilang kalau Oli Sykes ini nggak ‘ngincer’ Coldplay,  Oli Sykes cuma jalan ke tempat terdekat dan kebetulan yang terdekat itu mejanya Colplay.
(In an interview with NME following the event, members of BMTH clarified Oli’s motives. “I don’t think [Oli] was aiming for Coldplay,” said keyboardist Jordan Fish. “It was just whoever was nearest, it [just] happened to be Coldplay.”)
Oli sendiri pun bilang kalau di atas panggung dia nggak denger suara apapun dari penonton, karena memang acara itu kebanyakan dihadiri sama musisi mainstream, makanya mungkin nggak ada yang tau lagu BMTH. Terus Oli Sykes pun mikir ‘Mungkin kalau aku ke tempat penonton, bakal denger suara nih disana’ gitu. Jadi, niat dia naik ke meja itu tuh cuma biat ‘ngeramein’ gitu, bukan cari rusuh sama Coldplay.
[Sykes himself added, ”I had no sound in my ears so I thought ‘Well, there might be sound out there.’ There weren’t sound out there, so when I came back there was a table, which I got on. There wasn’t any sound on there, but it was a bit more energetic up there. It was in no way a protest against Coldplay.”]
Wawancara dengan Bring Me The Horizon perihal kehebohan Oli Sykes yang naik mejanya Coldplay :
Uniknya, ternyata Coldplay itu belum tau sama sekali sama BMTH sebelum kehebohan ini. Jadi menurutku, itu yang menjadi alasan kenapa Coldplay bikin album art yang mirip kayak BMTH karena mereka gak tau kalau ternyata art tersebut udah dipake sama BMTH. Gitu. Sama kayak kisahku dulu, aku pernah suka sama cowok yang udah punya pacar. Lah gimana, aku kan nggak tau kalau dia udah punya pacar. Apa aku salah mencintai seseorang yang nggak aku tau kalau dia udah punya pacar? Sakit rasanya.

Maka, dari 3 pendapat yang gue, Ananta dan Fatimah kumpulan itu, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa alasan Oli Sykes naik ke mejanya Coldplay karena :
“Oli Sykes sakit hati liat mantannya (sebut saja Suketi) yang ditikung sama salah seorang personel Coldplay, sampai akhirnya dia memilih untuk naik ke meja guna ‘ngebercandain’ mereka yang kayaknya lagi asik duduk bareng. Namun setelah ditelusuri, ternyata salah seorang personel Coldplay tersebut nggak mengetahui  kalau ternyata Suketi ini mantannya Oli Sykes.”
Gitu.
Jadi intinya : SALAH PAHAM AJA.
Eh, gimana? Gimana?
Ya gitu.
Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar